Analisis Kinerja Keuangan Terbaru
1.1 PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
BBCA membukukan laba bersih Rp43,40 triliun (per Sept 2025). Efisiensi menjadi kunci utama dengan rasio BOPO di level 40,85%.
- CASA mendominasi Rp982 triliun (82,5%)
- Kredit Korporasi tumbuh 16,1%
1.2 PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
BBRI menjaga dominasi mikro dengan aset Rp1.992,98 triliun. Meskipun beban operasional naik, NIM tetap superior di 6,58% - 7,9%.
- CAR berada di level aman 24,41%
- NPL Gross membaik ke level 2,94%
Perbandingan Parameter Keuangan Utama
| Parameter | BBCA (LTM/Sept 2025) | BBRI (FY 2024/Jan 2026) |
|---|---|---|
| Net Interest Margin (NIM) | 5,76% - 5,8% | 6,47% - 7,9% |
| Return on Equity (ROE) | 22,5% - 24,08% | 18,97% - 22,91% |
| BOPO | 40,85% - 45,2% | 67,64% - 71,80% |
| NPL Gross | 1,7% - 2,10% | 2,9% - 3,23% |
| CASA Ratio | 82,1% - 82,5% | 65,5% - 67,30% |
| Kapitalisasi Pasar | Rp985,49 T - Rp1.022 T | Rp547,66 T |
*Data dikompilasi dari laporan keuangan konsolidasi dan konsensus analis Refinitiv.
Valuasi dan Kebijakan Dividen
Potensi Yield Dividen
BBRI tetap menjadi pilihan utama dividen dengan estimasi Rp343,4 per saham. Payout ratio agresif (80-87%) memberikan margin of safety bagi investor pemburu arus kas.
Metrik Valuasi (PBV)
PER BBRI yang berada di level 9.45x sangat atraktif dibanding PER BBCA 17.57x.
Analisis Teknikal & Proyeksi 2026
BBCA Outlook
BBRI Outlook
Perbandingan Strategis
Inisiatif Pertumbuhan
BBCA: Integrasi myBCA
Fokus pada 'full digital' dengan melikuidasi unit non-inti dan memperkuat perbankan investasi.
BBRI: Holding UMi & AgenBRILink
Penetrasi ultra-mikro (Pegadaian & PNM) untuk efisiensi biaya operasional di daerah remote.
Analisis Risiko
"Risiko utama BBCA terletak pada ekspektasi pasar yang sangat tinggi. Sebaliknya, BBRI perlu mewaspadai pembengkakan kredit macet sektor UMKM pasca-relaksasi."
— Sumber: Ajaib Research, 2026
6. Kesimpulan
BBCA tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang memprioritaskan stabilitas dan efisiensi operasional. Fundamental yang didominasi dana murah (CASA 82%) menjadikannya sangat tangguh terhadap fluktuasi suku bunga global.
BBRI menawarkan potensi Total Return yang lebih tinggi melalui kombinasi capital gain dari valuasi yang terdiskon (PBV 1,76x) dan imbal hasil dividen (~9%). Pemangkasan BI-Rate akan menguntungkan kedua bank, namun BBRI berpotensi mengalami ekspansi NIM yang lebih lebar.
Key Source Spotlights
Profitabilitas BBRI
"ROE BBRI 22,91% menjadikannya tolok ukur efisiensi modal yang kuat di awal 2026."
Lihat SumberEfisiensi BBCA
"BOPO 40,85% dan CASA 82,5% memberikan perlindungan biaya dana yang kompetitif."
Lihat SumberDividen Saham
"Estimasi dividend yield BBRI mencapai 9,18%, pilar utama daya tarik investasi pasif."
Lihat Sumber7. Metodologi Penelitian
Analisis Fundamental
Ekstraksi rasio NIM, ROE, BOPO, dan NPL dari laporan triwulan (Sept 2025) dan konsensus proyeksi FY 2025-2026.
Evaluasi Strategis
Menilai kebijakan alokasi modal (payout ratio), biaya dana (CoF), dan transformasi digital (myBCA vs BRImo).
Proyeksi Teknikal
Studi tren 1-5 tahun, level akumulasi teknikal, dan konsensus target harga dari 33+ lembaga sekuritas.